Guestbook
Kode Shoutbox atau Buku Tamu
Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in
Powered by Blogger.

Roberto Di Matteo Pertanyakan Penalti Manchester City

Wednesday, March 21, 2012

Penalti Sergio Aguero mengawali kebangkitan Manchester City sebelum akhirnya memetik kemenangan 2-1 atas Chelsea.

Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo mempertanyakan keputusan wasit Mike Dean yang menghadiahkan penalti kepada Manchester City akibat pelanggaran handball Michael Essien ketika mencoba membendung tendangan Pablo Zabaleta.
Di Matteo menilai, keputusan itu terlalu keras karena Essien tidak memiliki banyak waktu untuk menghindari tendangan Zabaleta.
“Keputusan itu sedikit keras. Memang, terjadi handball, tapi saya pikir Essien sulit menghindarinya – dia berada terlalu dekat dengan bola,” cetus Di Matteo seperti dilansir Sky Sports.
Gol Sergio Aguero dari titik putih menyamakan kedudukan The Citizens, yang sebelumnya tertinggal oleh gol Gary Cahill. City akhirnya membukukan kemenangan lewat gol Samir Nasri usai memaksimalkan permainan satu-dua dengan Carlos Tevez.
 

Nani Segera Tampil Lagi

Gelandang Manchester United Luis Nani mulai pulih dari cedera yang membekapnya.

Luis Nani bakal segera tampil membela Manchester United dalam waktu dekat setelah dinyatakan pulih dari cederanya.Sebelumnya Nani harus menjalani masa istirahat dan absen di tiga laga United karena cederanya itu. Nani pun mendapat lampu hijau untuk kembali mengikuti latihan.Selain Nani, Phil Jones juga siap dimainkan setelah sebelumnya bermasalah dengan virus flu.

"Tak ada masalah dengan cedera," kata Sir Alex Ferguson, pelatih Manchester United, Kamis (22/3).

"Semua jauh lebih baik sekarang. Ada Jones yang mengalami flu, tapi ia sudah pulih. Jones sejatinya sudah kembali hari Jumat, tapi kami tak ingin mengambil risiko untuk laga hari Minggu. Ia akan siap untuk laga selanjutnya.""Jadi mereka semua akan menjalani latihan termasuk Nani, yang mungkin tidak lama lagi akan memulai latihan minggu ini, sementara Anderson dan Michael Owen menjadi pemain yang harus menjalani masa istirahat," tandasnya.

Napoli Ke Final Coppa Italia

Kali pertama dalam 15 tahun Napoli kembali tampil di final Coppa Italia.

Napoli melangkah ke final Coppa Italia, usai mengempaskan Siena dua gol tanpa balas di depan pendukungnya.Simone Vergassola mencetak gol bunuh diri menit ke-11. Edison Cavani memperbesar keunggulan Napoli menit ke-31, untuk membuat Napoli unggul agregat 3-2.Di final, Napoli akan menghadapi Juventus yang kemarin mendepak AC Milan.Siena datang tanpa sejumlah pemain inti. Napoli turun dengan kekuatan penuh, karena target pelatih Walter Mazzari musim ini adalah meraih trofi.

Walter Mazzarri menduetkan Christian Maggio dan Edison Cavani di lini depan Vesuviani, kendati keduanya diragukan bisa bermain 90 menit akibat cedera.

Siena memenangkan leg pertama. Mereka cukup menahan Napoli untuk mencapai final. Namun kehilangan Emanuele Calaio, Mattia Destro, Gaetano D’Agostino, Angelo, Francesco Bolzoni, membuatnya kesulitan bertarung.Giuseppe Sannino tidak punya pilihan selain menerapkan formasi bertaham 5-4-1, untuk mengatasi serangan balik Napoli.Nagi Napoli, final Coppa Italia ini yang kali pertama dalam 15 tahun. Siena berharap tampil kali pertama di final turnamen ini sepanjang sejarahnya.

Napoli tampil agresif sejak menit pertama, karena dituntut mencetak gol lebih dulu. Cavani mendapat peluang pertama. Ia menyambut sodoran pendek Zuniga dengan tembakan kerasa, tapi bola menerpa mistar.
Peluang Napoli lainnya terjadi ketika Ezequiel Lavezzi mengirim umpan tembakan bebas ke kotak penalti. Lini belakang Siena panik, dan Vergassola melakukan bunuh diri dengan membelokan bola ke gawang sendiri.Siena mendapat peluang menyamakan kedudukan, ketika Marcelo Lorrando mengirim umpan silang gagal disambar Mannini. Adalah Hugo Campagnaro yang melakukan intervensi untuk menghentikan upaya Mannini.

Cavani nyaris menggandakan keunggulan dengan tembakan voli, tapi Zeljko Brkic melakukan penyelamatan dengan baik.

Siena sempat menguasi laga, tapi kesulitan melepas tembakan atau menerobos pertahanan lawan akibat tidak adanya pemain yang biasa melakukannya.Cavani akhirnya bisa menambah gol. Hamsik mengirim umpan jauh ke arah Cavani, yang berlari cepat untuk menyambut umpan dengan tandukan.

Napoli masih memiliki beberapa peluang lagi di babak pertama. Salah satunya ketika Gokhan Inler melepas tembakan keras untuk menguji Brkic.Di babak kedua, Sonnino ingin melakukan perubahan, tapi tidak punya banyak opsi. Yang bisa dia lakukan adalah memotivasi pasukannnya untuk mencetak satu gol balasan, untuk memaksa Napoli bermain extra time.

Upaya Sonnino gagal. Napoli telah mengantisipasi kemungkinan itu. Meski demikian Siena mendapat beberapa peluang untuk membuat gol balasan.

Sergio Martinez wants Saul Alvarez bout if Chavez Jr. won’t fight him

By Allan Fox: According to an interview WBC Diamond middleweight champion Sergio Martinez gave to the record.com.mx, Martinez is interested in moving down to 154 to fight WBC junior middleweight champion Saul Alvarez if Martinez can’t get WBC middleweight champion Julio Cesar Chavez Jr. to agree to fight him in September. Chavez Jr. is Martinez’s first choice, but he has serious doubts about whether Chavez Jr. wants to fight him.

In the interview at the record.com.mx, Martinez, 37, said he wants Chavez Jr. to agree to Olympic style drug testing for performance enhancing drugs in order to fight him. However, it’s unclear whether the young 26-year-old Chavez Jr. will agree to the testing that Martinez wants. Martinez says he’s willing to take less money than Chavez Jr. but he definitely wants the drug testing in place before he fights him.
Chavez Jr. has been coming into his fights heavy at or near 180 lbs after re-hydrating. It could be tough on Martinez if he has give up 10 to 15 pounds in weight. That should be more of a concern for him than worrying about PEDs. What Martinez needs is to have some kind of rehydration limits in place the day of the fight to try and limit how much Chavez Jr. can balloon up in weight because he’s been coming into his fights recently as a small cruiserweight in size facing guys in the 160s. That’s a big advantage for Chavez Jr. to have, as he can beat his opposition on size alone when he’s

Boxing News Boxing Schedule Boxing Forum Boxing Video B24 Google + Submit News Contact Us Froch: I wasn’t myself when I lost to Ward; it was a close decision

By Scott Gilfoid: I got a kick out of reading what former WBC super middleweight champion Carl Froch had to say about his loss to WBA super middleweight champion Andre Ward last December when Froch talked about the defeat at his latest press conference with IBF super middleweight champion Lucian Bute to publicize their May 26th fight at the Nottingham Arena, Nottingham, Nottinghamshire.

Kirkland vs. Molina this Saturday

By Jim Dower: Junior middleweight contender James Kirkland (30-1, 27 KO’s) will be looking to put in another impressive performance when he faces the red-hot Carlos Molina (19-4-2, 6 KO’s) this Saturday night at the Reliant Arena in Houston, Texas. Kirkland, 28, will be coming into the fight with a big power advantage over Molina. However, it might not matter that Kirkland has the better power if his weak chin fails him again like it did last year when he was blown out by the quick but light hitting Nobuhiro Ishida last April.

Menanti Rekor Baru di Jogja

Antusiasme penggemar basket Jogjakarta memang luar biasa. Sejak kali pertama Honda Development Basketball League (DBL) dihelat di kota itu pada 2008, animo penonton begitu besar. Tahun lalu Jogjakarta menorehkan rekor sebagai kota di luar home base DBL di Surabaya yang mampu menyedot suporter lebih dari 45 ribu penonton selama 13 hari penyelenggaraan.

Tahun ini tanda-tandanya bakal lahir rekor baru. Hal itu terlihat saat opening party Honda DBL 2012 Jogjakarta Series kemarin. Menurut pihak penyelenggara dari DBL Indonesia dan Radar Jogja (Jawa Pos Group), hampir 4.000 penonton bergantian memenuhi tribun GOR UNY Jogjakarta untuk menyaksikan tiga pertandingan pembuka.

'Di antara kota-kota lain yang disinggahi Honda DBL, Jogjakarta termasuk yang paling dahsyat. Saya optimistis, tahun ini Jogjakarta akan bisa kembali menciptakan rekor-rekor baru,' ucap Lucia Cicilia, sponsorship and business development manager DBL Indonesia.

Rombongan suporter dalam jumlah besar datang dari SMA Stella Duce 1 Jogjakarta. Lebih dari 500 siswa Stece -sebutan SMA Stella Duce 1- mendukung tim kesayanganya saat melawan tim putri SMAN 8 Jogjakarta kemarin. Dukungan maksimal tersebut tak sia-sia. Juara bertahan Honda DBL seri Jogjakarta itu menang 37-3 atas SMAN 8 Jogjakarta.

'Hari ini permainan anak-anak masih belum maksimal. Tapi, seiring berjalannya kompetisi, saya percaya pemainan anak-anak akan bisa meningkat hingga mencapai top performance pada babak final nanti,' tutur Andreas Agus Artjatmoko, coach Stece.

Bersamaan dengan opening party kemarin, PT DBL Indonesia mengumumkan hadirnya PT Ultra Jaya Milk Industry melalui brand susu untuk remaja dan anak-anak, Ultra Milk, sebagai official drink Honda DBL 2012. Ultra Milk akan menyediakan susu untuk empat seri. Yaitu, Jogjakarta; seri Jawa Tengah yang terbagi dua wilayah, Solo dan Semarang; DKI Jakarta; serta seri Jawa Timur yang juga terbagi dua wilayah.

'Kompetisi ini sejalan dengan misi Ultra Jaya untuk mengembangkan potensi generasi muda Indonesia yang gemar berolahraga serta menanamkan budaya minum susu. Melalui kerja sama ini, kami berharap bisa semakin dekat dengan generasi muda aktif dan berprestasi yang ikut berpartisipasi dalam Honda DBL,' terang AssistantManager PT Ultra Jaya Milk Industry Derry Armand.

Commissioner DBL Azrul Ananda menyambut dengan rasa bangga bergabungnya Ultra Milk sebagai official drink Honda DBL 2012. 'Honda DBL terus berkembang menjadi liga olahraga terbesar di Indonesia, dalam cabang apa pun, dalam level apa pun, di luar sepak bola. Kehadiran PT Ultra Jaya Milk Industry bukan hanya membantu memberikan dorongan untuk terus menumbuhkan liga ini, tapi juga memberikan manfaat ekstra bagi puluhan ribu peserta kami. Semoga ini menjadi awal dari kerja sama jangka panjang yang saling menunjang,' kata Azrul.

Honda DBL 2012 Seri Jogjakarta diselenggarakan hingga 1 April nanti. Sementara itu, besok akan berlangsung final party Honda DBL 2012 West Nusa Tenggara Series dan opening party Honda DBL 2012 Banten Series

Penonton Terbanyak Sejarah Basket Profesional

Luar biasa fans basket Surabaya. Kemarin (10/3) mereka menorehkan sejarah dalam pebasketan Indonesia. Bertepatan dengan hari pertama seri kelima Flexi NBL Indonesia di DBL Arena, fans basket Kota Pahlawan memecahkan rekor penonton terbanyak dalam sejarah basket profesional tanah air! Baik itu di era Kobatama, IBL, maupun NBL sendiri.

Sebanyak 6.200 orang memenuhi DBL Arena saat CLS Knights Good Day Surabaya melawan Satria Muda (SM) Britama Jakarta. Karena melebihi kapasitas normal DBL Arena, banyak penonton yang harus berdesakan. Bahkan, sebagian mengambil tempat di tangga menuju tribun maupun pinggir lapangan.

Jumlah itu memecahkan rekor penonton terbanyak NBL Indonesia yang dibukukan pada final tahun lalu. Pertandingan yang juga diselenggarakan di DBL Arena itu menembus 5.500 penonton.

Bahkan, bila dibandingkan dengan era Kobatama yang merupakan masa kejayaan basket Indonesia sebelumnya, penonton di DBL Arena kemarin lebih banyak. Edy Soeprayitno, wasit senior di Indonesia yang memimpin sejak 1989, membenarkan bahwa penonton di DBL Arena kemarin adalah yang terbanyak dalam sejarah basket Indonesia.

"Pada 1994, saat pertandingan final Kobatama antara Aspac melawan Panasia Bandung, GOR Padjadjaran Bandung juga penuh seperti ini," kenang Edd. "Namun, karena kapasitas DBL jauh lebih banyak daripada GOR Padjadjaran (berkapasitas 2 ribu penonton, Red), bisa dipastikan penonton malam ini (tadi malam, Red) lebih banyak. Ini memecahkan rekor era Kobatama sekali pun."

Jumlah fans basket Surabaya yang ingin menyaksikan pertandingan SM melawan CLS sebenarnya lebih banyak lagi. Namun, karena DBL Arena sudah tidak mampu menampung penonton, gerbang ditutup. Sebagian dari mereka tetap bertahan di Atrium DBL Arena, menyaksikan tayangan langsung di booth TelkomVision.

"Terima kasih fans basket di Surabaya yang kembali membantu mengukuhkan pendapat bahwa ini ibu kota basket Indo­nesia," kata Commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda. "Kami mohon maaf apabila masih banyak yang tidak bisa menonton. Juga minta maaf kepada penonton yang harus berdesakan untuk menonton. Semoga ini pertanda baik untuk kelanjutan seri di Surabaya," lanjutnya.

Saat open gate dilakukan pukul 15.00, penonton memang sudah mengalir. Saat pertandingan pertama antara Satya Wacana melawan BSC Jakarta, DBL Arena sudah hampir penuh. Saat pertandingan memasuki kuarter kedua, seluruh kursi di DBL Arena sudah terisi penuh. Beberapa saat kemudian, gate pun ditutup. Penonton yang telanjur masuk kemudian mengambil tempat di tangga dan pinggir lapangan.

"Penonton Surabaya amazing," kata Terry Putri, presenter TelkomVision, yang kemarin untuk kali pertama menonton dan memandu pertandingan NBL Indonesia dari Surabaya. "Saya sudah menonton NBL di beberapa kota lain. Atmosfer di Surabaya luar biasa, paling seru," tandasnya.

Penampilan Terry yang dikenal sebagai presenter basket kenamaan tanah air itu membuat suasana main heboh. Dia mengajak para penonton membuat Mexican wave. "Surabaya memang kota basket Indonesia," puji Terry ketika ajakannya membuat Mexican wave diikuti dengan begitu heboh oleh penonton.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang ikut menyaksikan pertandingan juga terkagum-kagum. "Saya gembira karena anak muda di Surabaya kini memiliki hiburan yang positif, yaitu NBL. Saya berharap liga ini terus berkembang kelak dan menyebarkan energi positif," tandasnya.

Penonton heboh, pertandingan pun superseru. Laga perdana dimenangi Satya Wacana dengan skor 70-68. Sementara, "partai utama" lebih bikin sport jantung. SM hanya menang setengah bola 66-65! Pertandingan ketiga antara Bimasakti Nikko Steel Malang melawan Pacific Caesar juga berakhir dengan skor ketat 69-60.

CLS sebenarnya memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Pada detik-detik akhir pertandingan, mereka menguasai bola. Bola dikuasai shooting guard Rachmad Febri Utomo. Meliuk-liuk, dia dihadang tiga pemain SM. Mantan pemain Bhinneka Solo itu kemudian mengoperkan bola ke Tony Agus yang berada di sisi kanan. Sayang, tembakan tiga angka Tony meleset. SM pun merebut kemenangan.

Meski kalah, semangat CLS untuk mengejar poin patut diacungi jempol. Sejak awal pertandingan, CLS sebenarnya sudah tertinggal.

Pada kuarter ketiga SM semakin menggila. Saat kuarter ketiga tersisa 3 menit 31 detik, mereka unggul 14 poin setelah tembakan Vamiga Michel masuk.

Febri menjadi motor kebangkitan CLS. Kecepatan dan aksi-aksi akrobatiknya tidak mampu diantisipasi pemain SM. Beberapa kali layup-nya membuahkan angka untuk CLS. Dua poin dari Febri saat kuarter ketiga menyisakan 1 menit 14 detik membuat kedudukan menjadi 55-47 untuk keunggulan SM. Akhir kuarter ketiga, CLS mampu mereduksi ketertinggalan menjadi tujuh poin saja (50-57). Berkat kematangan para pemain SM, mereka mampu membendung CLS pada kuarter keempat.

"Inilah karakter SM sebenarnya. Anak-anak rela patah kaki di lapangan. Bona (Bonanza Siregar) sampai berdarah hidungnya. Suatu hal yang hilang pada game sebelumnya, malam ini kembali lagi,' kata Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach SM.

Chasing Vika

Mari kita melakukannya lagi, oke? Streamer hampir tidak tersapu dari lapangan stadion di Indian Wells dan kami sudah mendapatkan hasil dari seluruh negara di Key Biscayne. Hasil yang baik: Alisa Kleybanova, didiagnosis tahun lalu dengan Limfoma Hodgkin, baru saja memenangkan pertandingan pertama comeback-nya.
Sekali lagi, kita harus panas, matahari, lapangan keras lambat, dan semua pemain top hadir. Lebih banyak pemain top, pada kenyataannya, di samping perempuan, daripada kami harus ke barat: Serena Williams dan Kim Clijsters akan bergabung sirkus, dan Venus Williams akan membuat penampilan pertamanya sejak tahun lalu AS Terbuka. Dari sudut pandang Amerika, acara ini perempuan telah mendapatkan ke awal yang baik. Tidak hanya akan kita melihat kembalinya Williams bersaudara, tetapi beberapa countrywomen mereka yang lebih muda akan bergabung dengan mereka, dengan cara yang keras. Tombol Madison, Sloane Stephens, dan Jamie Hampton semuanya berkualitas.
Pertanyaannya adalah: Dapatkah salah satu dari mereka wajah-wajah baru melakukan apa yang belum ada yang dilakukan selama ini pada tahun 2012 dan ketukan dari dunia No 1 Victoria Azarenka? Itu harus terjadi akhirnya, tapi itu tidak akan mudah di sini, di mana Vika menang di 2011. Mari kita lihat apa dia akan menghadapi saat ia membuat pertahanan gelarnya.

*****
Pertama TriwulanAzarenka adalah 23-0 musim ini, tapi dia belum menghadapi tiga lawan berbahaya selama jangka bahwa: Serena, Kvitova, dan mantan No 1 Caroline Wozniacki. Dan dia tidak perlu lagi, sampai setidaknya semifinal, di mana dia bisa bermain Kvitova. Ini terlihat seperti imbang baik untuk Vika.
Nama di dekatnya: Safarova, pemukul keras dan kidal, yang mampu gangguan; Kerber, seorang kidal yang hits bola berat, dan yang Azarenka takluk di semifinal di Indian Wells, Cibulkova, jalan-pelari yang mengambil Vika untuk tiga set di dua pertemuan terakhir mereka; Kirilenko, yang memiliki jangka bagus untuk kuartal pekan lalu, dan Bartoli.
Azarenka memamerkan fokus fanatik dan konsistensi lagi minggu lalu, tapi ia juga menunjukkan, dalam tiga-setter dengan Mona Barthel, bahwa dia masih bisa pergi. Di atas kertas dia dengan mudah favorit dalam kuartal ini, tapi aku mengharapkan sesuatu yang tidak terduga terjadi di beberapa titik (bagaimana itu untuk pergi mengambil risiko?).
Pemain sudah keluar: Sorana Cirstea, 7-6 dalam ketiga untuk Inggris kartu liar Heather Watson
Player untuk root untuk: Kleybanova
Semi finalis: Azarenka
*****
Kedua TriwulanAS belum baik kepada Petra Kvitova belakangan ini. Dia kalah di babak pertama di musim gugur yang lalu Open, dan turun dini untuk Amerika Christina McHale pekan lalu. Sekarang dia telah diberi imbang awal kasar di Key Biscayne: pemenang Venus Williams dan Kimiko Date-Krumm, yang akan Reprise klasik mereka dari tahun lalu Wimbledon.
Jika Kvitova bertahan itu, menunggunya bisa menjadi Ana Ivanovic bangkit kembali, dan akhirnya Aga Radwanska, hanya jenis pemain yang stabil yang bisa mendorong Kvitova di tikungan. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi berikutnya dari Ceko, yang membuat sulit untuk bertaruh pada dia untuk membuat semuanya jalan ke semifinal tanpa cedera. Aga Radwanska adalah memilih yang lebih aman, kita akan melihat bagaimana dia bereaksi terhadap kekalahan ia mengambil di tangan Azarenka pekan lalu. Saya ingin melihat Kvitova dia bermain di perempat.
Sudah mengecewakan: Bojana Jovanovski, yang keluar di babak pertama.
Pertama pertandingan putaran untuk menonton: Venus Williams vs Date-Krumm
Player untuk root untuk: Venus Williams
Semi finalis: Radwanska
*****
Triwulan KetigaDi sinilah hal mendapatkan volatile. Stosur dan Wozniacki adalah dua unggulan teratas di kuartal ini, namun Serena dan Kim adalah nama tenda dan mantan juara. Clijsters memainkan Jarmila Gajdosova Rabu, dan akan menghadapi Julia Goerges setelah itu. Serena adalah di sisi lainnya. Dia akan bermain Shuai Zhang pertama, dan mungkin mendapatkan pertandingan ulang Buka final dengan Stosur di babak keempat.
Pada permainan mereka, Kim dan Serena adalah dua favorit. Tetapi Serena telah terluka, dan itu sulit untuk mengatakan apa motivasi Clijsters 'adalah menuju setiap peristiwa non-utama saat ini. Apakah dia ada karena kewajiban, atau keinginan? Hasil nya, dimulai dengan pertandingan Goerges, harus memberikan jawabannya. Kasus Serena lebih menarik: Dimana dia, setelah kekalahan mengejutkan hangat Australia Terbuka? Untuk pertama kalinya, aku merasa seperti dia bisa menggunakan kemenangan. Di masa lalu, ini telah menjadi tempat untuk dia mendapatkannya. Dan kau tahu dia akan ingin sepotong Stosur.
Tidak akan benar-benar terlupakan, tentu saja, adalah Wozniacki, meskipun saya pikir dia harus berharap untuk kerugian awal oleh kedua Kim dan Serena memiliki kesempatan untuk bertahan hidup.
Spoiler: Christina McHale, yang bisa mendapatkan Wozniacki di babak ketiga
Semi finalis: S. Williams
*****
Triwulan KeempatBagian bawah milik Maria Sharapova. Berapa kedua lurus nya menyengat akhir-bulat kalah Azarenka menyakiti motivasinya? Apa gunanya, jika dia hanya akan mendapatkan memukul pada akhirnya lagi?
Imbang Maria harus membantunya awal. Sara Errani menjadi unggulan paling dekat, meskipun sekarang aku berpikir tentang hal ini, papan dinding Italia bisa membuktikan merepotkan pada siang yang panas.
Nama lain: Jankovic, yang sangat buruk di Indian Wells dan yang terbuka dengan Mona Barthel sial; Pavlyuchenkova, yang telah sangat buruk sepanjang tahun; Lisicki, juga mengecewakan sejauh ini pada tahun 2012; Svetlana Kuznetsova dan Na Li.
Ada beruntun kolektif merusak diri sendiri di sini bahwa mungkin meninggalkan Sharapova, apa pun tingkat kepercayaan dirinya setelah Minggu, masih berdiri ke semifinal.
Mungkin, dan mungkin tidak, tidur: Ekaterina Makarova, yang mengalahkan Dokic dan sekarang mendapatkan Pavs.
Semi finalis: Sharapova
*****
Semifinal: Azarenka d. Radwanska; S. Williams d. Sharapova
Final: S. Williams d. Azarenka

Little John Isner

Dulu bahwa klise peringkat di tenis adalah kecenderungan untuk benjolan bersama-sama seluruh kelas dari pemain yang baik khususnya pada kotoran sebagai "spesialis lapangan tanah liat," meskipun penjelasan yang lebih akurat akan menjadi "lapangan tanah liat ahli . " Salah satu bukti mencolok bahwa ini memang sebuah permainan yang berbeda dari yang dimainkan 10 atau 15 tahun yang lalu adalah bahwa para pemain kepada siapa yang sedikit deskripsi perjorative dapat diterapkan adalah, seperti klasik melayani-dan-volleyers, hampir punah.
Telah ada kesalahpahaman sebanding (bahkan jika tidak dapat disimpulkan dalam begitu populer ekspresi) dan evolusi berikutnya ketika datang kepada orang-orang besar di tenis, dan apa yang Anda sebut "permainan pria besar itu."
Pada zaman batu, orang besar (6-kaki-3 dan lebih tinggi) adalah cenderung memukul booming berfungsi (ingat ketika satu, besar datar disebut "meriam" melayani?) Dan kemudian bergegas ke net. Dalam usia perunggu yang lebih baru, orang besar lebih memerhatikan pilihan bijaksana belajar untuk memukul beberapa tembakan lain juga (overhead, yang dulu disebut "smash," tidak dihitung sebagai salah satu dari mereka), tetapi ambisi utama mereka masih menggelitik pistol kecepatan bermodel dan menghasilkan eye-popping jumlah ace.
Tapi hari spanduk ace yang relatif sedikit dan jauh antara saat Anda menekuni statistik yang dihasilkan oleh orang-orang seperti orang-orang besar yang menonjol sedang terjadi hari ini, seperti Marin Cilic, John Isner, Gael Monfils, Robin Soderling, Juan Martin del Potro, Tomas Berdych, Sam Querrey, Milos Raonic, dan Kevin Anderson. Di antara mereka, Anderson datang paling dekat dengan bermain apa yang Anda sebut orang, klasik besar, ace berbasis permainan. Untuk mengatakan bahwa aset besar del Potro adalah kemampuannya untuk memukul ace memberitahu kita tidak lebih hari ini daripada mengatakan aset besar Roger Federer adalah backhand topspin nya. Mungkin benar tapi melenceng.
Benar, empat dari lima besar ace keputusan di 2012 adalah laki-laki besar. Orang aneh keluar adalah, mengejutkan, Nomor 12 Nicolas Almagro, yang menempati urutan keempat. Almagro itu mungkin bertengger di bergoncang-jari kaki dan buku telepon ketika ia menghasilkan "resmi"-nya ketinggian 6'0 "untuk ATP Media Gratis. Untuk membuat titik bahkan lebih manis, ini adalah seorang cowok yang dalam waktu yang tidak terlalu lama masa lalu mungkin telah digambarkan sebagai "spesialis lapangan tanah liat."
Pokoknya, Raonic merupakan produsen ace atas, diikuti oleh masing-masing Isner, del Potro dan Berdych. Aku sudah berpikir tentang hal ini "tenis orang besar" subjek sejak Indian Wells akhir, dan dua rincian statistik terkait yang muncul dari itu. Yang pertama adalah bahwa Isner memiliki konversi pertama-servis yang sangat baik tingkat-bahkan, pada 73 persen, itu adalah kekalahan 10 poin lebih baik dari Federer, namun Isner menang "hanya" 71 persen pertama servis poin. Sebaliknya, Federer adalah 33 dari 35 jika diletakkan servis pertamanya dalam bermain, dengan tingkat konversi 94 persen beredar.
Federer tidak menang pertandingan bahwa meskipun servis Isner itu, ia menang karena sendiri.
Lebih menarik, Federer memiliki tujuh ace untuk itu, Isner empat yang memberitahu Anda setidaknya dua hal bila Anda juga melihat pertama servis tingkat konversi: Federer mungkin akan lebih-cara yang lebih-pada servis nya dibanding Isner. Dan apa pun Isner berusaha lakukan, itu tidak ada hubungannya dengan hujan turun ace cukup meredakan Federer dan membuat Ivo Karlovic tersenyum.
Rencana permainan Isner adalah kurang-ace berdasarkan daripada didorong oleh keinginan untuk menggunakan pengiriman sebagai alat untuk mencapai tujuan yang kurang jelas. Dan itu tidak pernah apa yang kita anggap sebagai "tenis orang besar." Berkomentar tentang jumlah laki-laki besar dalam tenis saat ini dan bagaimana ia telah mempengaruhi permainan, poster dikenal kepada Anda sebagai slice-dan-Dice baru-baru ini menulis dalam email:

    
"Apa yang paling menarik tentang fenomena ini bagi saya adalah bahwa hal itu (masuknya orang besar) datang pada saat permukaan pengadilan telah melambat, memantul terangkat, dan bola tertimbang-semua dalam upaya untuk memperlambat segalanya sedikit dan membuat sesuatu tenis lebih dari baku tembak ... "
Dalam contoh yang bagus dari "hukum konsekuensi yang tidak diinginkan," ini memperlambat permukaan telah memainkan ke tangan orang besar, dalam memantul lebih tinggi dan topspin-berat hak tembakan lahan menjadi zona pemogokan pria besar itu. Selain itu, kami semua tahu betapa sulitnya dapat untuk orang besar dan tinggi untuk, pada dasarnya, membungkuk-bakat yang merupakan prasyarat untuk sukses di Wimbledon kembali pada hari. Sebagai Iris mencatat, satu-satunya pria besar yang adalah seorang juara Grand Slam dan konsisten atas uang kertas sepuluh dolar pada generasi Pete Sampras 6-kaki-5 Richard Krajicek.
Sehingga mungkin bahwa perubahan dalam permainan telah membantu orang besar yang melayani bisa menyerang ketakutan di jantung saingan, tapi dengan cara yang tidak terlalu terkait dengan kemampuan selalu berharga untuk kartu As sabuk dari aspek yang lebih halus dari permainan.
Isner tinggi, dan keuntungan itu memberi dia ketika melayani, telah menyebabkan penggemar mungkin dan pakar untuk menduga bahwa kalau bukan karena berkat-berkat itu alam, ia mungkin tidak di dekat sebagai pemain yang baik a. Beberapa bahkan mungkin berpikir, "Hei, kalau aku yang besar dan bisa berfungsi seperti itu, aku akan menjadi pemain tenis yang hebat juga!" Orang lain berpikir ada sesuatu yang tidak adil untuk orang tinggi rata-rata harus bermain melawan orang besar tersebut.
Tetapi kenyataannya tampaknya adalah bahwa orang besar pada umumnya berhasil karena dari seberapa baik mereka di "permainan pria kecil," meskipun atom mereka melayani memungkinkan mereka untuk mengejar bahwa permainan konvensional dari posisi menguntungkan. Yang, kebetulan, menjadi merek dagang Isner untuk rupa bahkan lebih besar daripada rekan-rekannya, mungkin karena dia juga lebih lemah dari orang-orang lain di beberapa bidang utama, termasuk mobilitas.
Rencana permainan Isner bukanlah untuk memenangkan pra-emptively, atau bahkan meredakan, dengan servis nya-meskipun jika mulai akan seperti itu, tak seorang pun di pikiran adalah benar, termasuk Isner, akan mengubah taktik. Isner ingin menggunakan keuntungan menjadi 6-foor-9 untuk mendikte, atau untuk menempatkan dia dalam posisi untuk mengontrol dan mengakhiri titik sebelum kerugian menjadi 6-kaki-9 menyusulnya.
Dengan kata lain, di dalam John Isner adalah pria kecil, sekarat untuk keluar.

Ada Pemain Berjilbab, Wasit Menolak Bertugas

Penolakan wasit untuk memimpin laga hanya karena ada pemain yang mengenakan jilbab terjadi di Prancis.Sebuah laga sepakbola wanita di Prancis gagal digelar. Gara-garanya adalah wasit menolak untuk memimpin pertandingan yang harusnya dipimpinnya.Penolakan itu dilatarbelakangi oleh adanya pemain dari salah satu tim yang bertanding yang mengenakan jilbab.Ofisial mengirimkan laporan kepada Liga Languedoc-Roussillon mengenai pemain Petit-Bard Montpellier yang mengenakan jilbab tersebut. Pihak liga kini harus memutuskan apakah harus mengulang laga atau memberikan kemenangan kepada Narbonne.

Meski terkesan rasis, penolakan ofisial untuk memimpin laga mungkin didasarkan atas aturan FIFA di tahun 2007, yang sejauh ini belum dicabut, yang melarang pemain wanita muslim mengenakan jilbab saat pertandingan. Larangan diberikan atas dasar pertimbangan keamanan.Aturan tersebut mendapat kecaman dari sejumlah pihak, termasuk PBB, dan menuntut FIFA mencabut aturan tersebut atas dasar keadilan dalam memberikan kesempatan bermain kepada siapa saja.

FOKUS: Dicari 100 Pemain Muda Terbaik Untuk Final Global "The Chance", 16 Dipilih Pep Guardiola Untuk Menghadapi Akademi Manchester United

Pep Guardiola "mencari" lima pemain terbaik Indonesia yang berkesempatan untuk berangkat ke Barcelona dalam Nike The Chance 2012.
Nike kembali menggelar ajang pencarian bakat The Chance di Indonesia untuk mencari pemain amatir terbaik yang akan diberangkatkan ke Barcelona.

Program The Chance merupakan program tahunan yang sudah diselenggarakan Nike sejak 2010. Ajang ini mencari pemain yang tidak terikat kontrak profesional dengan klub mana pun, berusia 17-19 tahun, dan siap mendalami metode kepelatihan internasional yang diberikan oleh pelatih berkaliber dunia. Untuk tahun ini, duta The Chance adalah pelatih sukses Barcelona, Pep Guardiola.
alan remaja Indonesia menuju Barcelona dimulai 27 April mendatang. Tiga kota akan menggelar seleksi wilayah untuk mencari 30 peserta semi-final yang kemudian akan disaring lagi menjadi lima peserta yang maju ke putaran final regional Asia Tenggara.


Seleksi The Chance 2012 Tingkat Nasional:

Surabaya, Stadion Gelora 10 November, 27-29 April

Medan, Stadion Teladan, 4-6 Mei

Jakarta, GOR Soemantri Brodjonegoro, 11-13 Mei

= dipilih 30 peserta

Semi-final Nasional:

Jakarta, GOR Soemantri Brodjonegoro, 19-20 Mei

= dipilih 5 peserta


Seleksi peserta menggunakan sistem pertandingan "7 vs 7" dalam waktu 2x10 menit. Kemampuan peserta diuji langsung oleh duet eks asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal dan Widodo C Putro. Peserta yang dinilai berbakat akan mengikuti tahap kedua, yaitu penilaian kemampuan dasar sepakbola mencakup kontrol, kecepatan, sentuhan, dan akurasi. Pada tahap ketiga, peserta akan melalui uji fisik metode SPARQ dan juga pertandingan "7 vs 7" dengan sistem teknologi pelatihan terkini dari Nike.

Lima pemenang seleksi nasional akan bergabung dengan para pemenang dari wilayah Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Singapura, dan Thailand. Final regional ini diselenggarakan di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 10-14 Juni mendatang. Para peserta akan memperebutkan empat tiket ke putaran final global di Barcelona.

Di Barcelona, 100 peserta dari seluruh penjuru dunia, total 55 negara, akan dinilai langsung oleh Pep Guardiola. Mereka akan menjalani seleksi akhir untuk menentukan 16 orang yang akan mereguk pengalaman menjalani metode latihan sepakbola profesional selama empat pekan serta berkesempatan menghadapi sejumlah akademi sepakbola ternama dunia, antara lain Manchester United dan timnas yunior Amerika Serikat.

Sebagai bekal seleksi, Guardiola menyampaikan pesan.

"Hal pertama yang kami lihat adalah bakat para pemain, teknik yang mereka miliki. Hal itu menentukan untuk ukuran pemain seusia mereka. Mereka masih muda dan berkembang, jadi pembentukan fisik tidak penting. Semuanya melulu teknik. Itu hal pertama yang kami lihat soal pemain muda," ujarnya.

"Nasihat saya, bermain saja. Bermain sesering mungkin. Sepanjang waktu. Di mana saja. Bermain. Hasilnya akan tampak."

Para peserta dapat mendaftarkan diri mereka atau tim mereka dengan membuat sebuah "halaman tim" pada aplikasi The Chance yang tersedia di halaman Facebook Nike Football. Sebagai tambahan mereka akan menerima up-date program melalui @NikeFootball di Twitter.

Para pengawas Nike kemudian akan memilih tim yang akan dikunjungi dan melihat permainan mereka, akan diperhatikan bagaimana mendapatkan pemain bertalenta baik secara individual dan menghadiahi mereka dengan memasukkan mereka ke final di negera tersebut. Pengawas Nike juga akan mencoba mencari individu-individu berbakat dan jaringan sepakbola lokal.
 

Gelandang terbaik versi sejagad sport

Gelandang terbaik versi sejagad sport
Alex Oxlade-Chamberlain Alex Oxlade-Chamberlain mencuri perhatian ketika tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bagi Arsenal kala klub London Utara menjamu Manchester United, Minggu (22/1). Performa Chamberlain dinilai sebagai yang terbaik diantara seluruh punggawa Arsenal, yang akhirnya harus menelan kekalahan 2-1. Keputusan Arsene Wenger menarik keluar winger 18 tahun di pertengahan babak kedua bahkan disambut reaksi keras pendukung The Gunners. Kapten Robin van Persie juga terlihat keberatan dengan keputusan pelatih asal Prancis. Setelah sukses memukau publik Emirates, Chamberlain kini berpeluang menjadi bintang baru skuad senior Inggris. Guardian mensinyalir, Fabio Capello tengah memonitor mantan punggawa Southampton sebelum memutuskan apakah Chamberlain layak diboyong ke gelaran Euro 2012. Pelatih Italia sendiri sudah mendapat rekomendasi positif dari pelatih Inggris U-21 Stuart Pearce setelah Chamberlain mencetak hat-trick ke gawang Islandia, Oktober lalu. Kabarnya, Capello bakal memanggil Chamberlain untuk melakoni laga persahabatan sebelum berangkat ke Polandia dan Ukraina. Inggris akan menghadapi Belanda akhir Februari mendatang, sebelum meladeni Norwegia dan Belgia di akhir musim kompetisi 2011-12.

Popular Posts

Penjualan Kaos di toko terdekat

Penjualan Kaos di toko terdekat
Kostum THE BLUES